Kedung Dinding
GWS 10 Agustus 2019 16:48:28 WIB
Kedung Dinding merupakan kedung yang terletak di daerah Desa Manggis, Kecamatan Panggul Trenggalek. Kedung adalah lubuk atau lubang yang sangat dalam dan terletak pada sungai atau bisa juga disebut sebagai ceruk di sungai. Secara umum, kedung itu terjadi akibat dari erosi atau abrasi yang terjadi dalam kurun waktu yang lama dan menyebabkan sebuang lubang. Keberadaan Kedung Dinding tidak terlepas cari mitos dan cerita mistis, menurut cerita warga sekitar.
Banyak orang menyebut "kedung dinding ijo tembus segoro", maksudnya adalah warna air di sekitar kedung tersebut adalah bagaikan warna air di lautan yang menurut mitosnya, lubang Kedung Dinding langsung tembus laut pantai selatan [diwaktu-waktu tertentu memang warna air di Kedung Dinding terlihat ijo atau hijau]. Air di sekitar Kedung Dinding itu dinamakan "Tirto Wenang". Mengapa dinamakan air Tirto Wenang? Maksudnya adalah semua orang di sikitar situ mempunyai hak atau wewenang untuk menggunakan air tersebut.
Menurut keyakinan orang-orang sekitar, jika mempunyai hajat syaratnya harus ritual dengan cara mandi di Kedung Dinding tersebut. Dan tidak sembarang hari bisa digunakan untuk ritual, hari terbaik adalah selasa kliwon dan sabtu legi. Dan hari yang sangat dilarang untuk mandi di Kedung Dinding adalah hari jum'at kliwon. Tetapi sekarang ritual-ritual seperti yang disebutkan mulai berkurang.
Konon ceritanya dalam kedung Dinding itu ada tiga penjaganya. Yang pertama Ratu Kencana Sari, menurut mitosnya Ratu Kencana Sari adalah pengikut atau murid dari ratu pantai selatan yaitu Nyi Roro Kidul. Yang kedua adalah Siluman Ular dia termasuk murid Nyi Blorong. Penampakannya adalah berkepala dua yang sebelah wujud ular dan sebelahnya adalah berwujud wanita cantik. Sejarahnya dulu saat dia mandi sangat berisik dan menggangu para wali saat beribadah. Akhirnya dia di kutuk menjadi siluman ular. Untuk penjaga yang ketiga bernama Siluman Tikar. Menurut mitosnya siluman ini adalah sangat berbahaya, karena jika ada orang yang berjalan dan melangkai siluman tikar tersebut secara sengaja maupun tidak, bisa bisa dia terjebur ke sungai atau menurut orang jawa dinamakan kalap. Dimasa kini penjaga Kedung Dinding yang lebih sering disebut oleh warga bernama Mbah Lenjing.
Biasanya Kedung Dinding juga bisa digunakan sebagai pertanda saat akan ada banjir. Karena sebelum datang banjir, kedung dinding itu memberi peringatan yaitu ada suara yang bergemuruh yang datang dari sekitar kedung tersebut. Memanglah sulit dipercaya jika belum membuktikannya sendiri.
Asal mula nama dari Kedung Dinding berawal dari sebuah perebutan wilayah di tempat tersebut. Yaitu antara Ratu Nyi Roro Kidul dan ketiga Penjaga Kedung Dinding tersebut. Pertarungan pun berlangsung sangat sengit pada waktu itu. Hingga pada akhirnya Ratu patai selatan lah yang menang. Setelah Ratu Nyi Roro Kidul memenangkan pertarungan, ada perjanjian kepada ketiga penjaga tersebut yang harus dipatuhi. Mereka dapat tetap menjadi penjaga kedung dinding asalkan dia mau mengabdi dan menjadi pengikut Ratu Nyi Roro Kidul. Saat itu ratu pantai selatan membuat Kedung Dinding sebagai tempat yang dapat menembus laut sebagai tanda bahwa itu adalah wilayahnya.
Hingga saat ini banyak orang disekitar mentafsirkan dan menamai wilayah sungai tersebut dengan sebutan Kedung Dinding yang berarti dinding atau gerbang menuju lautan pantai selatan. Penamaan Kedung Dinding mungkin juga tidak terlepas dari penampakan geografis sekitar Kedung Dinding yang berupa tebing batu menyerupai tembok atau dinding.
Itulah informasi singkat tentang Kedung Dinding yang berada di Kali Manggis Desa Manggis Kecamatan Panggul Trenggalek.
Sumber:
- ceritaanakjowo.blogspot.com/2013/07/sejarah-kedung-dinding_1.html;
- teamtapak.blogspot.com/2018/01/kedungdinding-merupakan-kedung-yang.html diakses tanggal 10 Agustus 2019
Komentar atas Kedung Dinding
Formulir Penulisan Komentar
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
Hari ini | |
Kemarin | |
Jumlah pengunjung |
- Penyiapan PMT Berbasis Lokal Bagi Bumil KEK dan Balita Kurang Gizi
- Penebaran Benih Ikan Program Lingkungan Hidup Desa Manggis
- Kreasi Ibu-Ibu PKK dalam Peringatan Hari Kartini di Desa Manggis
- Hebat! Kader Posyandu di Desa Manggis Raih Juara 1 Lomba ILP Tingkat Kabupaten
- Produk olahan makanan dari bahan umbi-umbian lokal Desa Manggis
- Infografis APBDes Desa Manggis Tahun 2024
- Infografis Realisasi APBDes Tahun 2023